Wahai Diri....
Janganlah kau melangkah di jalan keputusasaan
karena di alam ini terhampar berjuta harapan
janganlah kau berlalu mengarah pada kegelapan
karena di alam ini trdapat cahaya iman
Wahai diri...
Allah ada tatkala hati terluka
Allah ada tatkala raga menderita
Allah ada tatkala sukma dihina
Allah ada tatkala bahagia menyapa
Wahai diri...
Ujian kan datang silih berganti
seperti layaknya pergantian hari
hadapai ia dengan rumus Illahi
Niscaya kedamaina kan bersemi di hati
Wahai diri...
Jangan pernah takut melangkah
Niatkan semua peran tuk ibadah
selama ikhtiar dan doa melantun indah
Allah jualah pengubur segala resah,gundah dan gelisah
Sabar dan ikhlas ciri mukmin yang kaffah
Wahai diri...
Hidup ini hanya sekali
sejatinya hidup tuk mengabdi
kepada Illahi Robbi penguasa alam ini
jadilah seorang muslim sejati
karena surga-Nya telah menanti
Posted at 01:13 pm by wawantaqiuddin
Tentang Kehilangan, Tentang Pengorbanan
Ceritakan padaku tentang pedihnya sebuah kehilangan
Yang terbang diatas awan senja merah saga
Dan menyisakan ngilu menikam didada
Dalam derap waktu yang bergegas
Agar segera kubaluri hatimu
Dengan sejuk bening embun
Dan tulus cintaku
Ceritakan padaku tentang perihnya sebuah pengorbanan
Yang membakar habis segenap asamu
Dan meninggalkan sepotong lara mengendap di dasar kalbu
Agar kubuatkan untukmu
Rumah diatas awan
tepat dipuncak larik pelangi
Yang kubangun dari setiap desir rindu dan
Khayalan merangkai impian bersamamu
Dari bilik hatiku, yang senantiasa percaya
Kebahagiaan kita adalah
keniscayaan tak terlerai
Posted at 02:13 pm by wawantaqiuddin
Besok, temen satu rumahku akan berangkat ke Mekkah untuk menunaikan ibadah Haji. Yang pertama kalinya.Ibadah ini memang hanya di wajibakan sekali dalam seumur hidup bagi orang yang mampu dan mendapat panggilan. Mampu; meliputi harta serta kesehatan jasmani dan rohani selebihnya itu adalah Ibadah tambahan dan inilah yang kebanyakan di lakukan oleh temen-temen mahasiswa Al-Azhar.Menunaikam ibadah Haji sampai berkali-kali bagi mahasiswa kairo sudah tidak mengherankan, sebab satu hal yang sangat prinsipil bawah kebaradaan kita, belajar di kairo butuh banyak pengorbanan apalagi soal meteri. Di samping beribadah mereka juga menyisakan waktunya untuk bekerja atau bisa dikatakan tajir hal seperti ini sebenarnya sudah di lakukan oleh kafilah-kafilah Arab yang berada di Syam dan Yaman, mareka melaksanakan Ibadah Haji sambil membawa barang niaga mareka untuk diperjualbelikan di kota Mekkah seperti yang di sinyalir dalam Surah Al-Quraisy (suku Arab Quraisy)Ayat 2 "kebiasan mereka bepergian pada musim dingin dan musim panas" begitupun sebaliknya penduduk mekkah mengadakan pejalan dua kali setahun pada musim dingin dan musim panas untuk berdagang ke negri Syam pada musim panas dan ke negri Yaman pada musim dingin. Dalam perjalanan itu mereka mendapat jaminan keamanan dari penguasa dari negeri-negeri yang di laluinya. Ini adalah ni'mat yang amat besar dari Tuhan kepada kita semua. Aku sendiri, Al-Hamdulillah sudah melakasanakan Ibadah Haji dan Umarah. Satu kesyukuran yang tak terhingga karena tidak semua orang yang mampu bisa melakukan perjalan ke kota suci ini meski sebenarnya mereka sudah berniat tulus dan mampu dari segi materi serta kesehatan badan, tapi satu hal yang harus kita ketahui bahwa menunaikan ibada haji itu merupakan Panggilan Tuhan. Buktinya banyak orang yang mampu tapi belum juga Haji sebaliknya orang yang biasa-biasa bahkan dari para petani mereka bisa melakukan Ibadah Haji. Itu artinya, bahwa ketulusan niat hanya karena Ibadah kepada Allah mampu menghadirkan jauh dari kemampuan harta. Aku masih teringat dengan pesan Guruku, "Nak, kalau ingin melakukan sesuatu pekerjaan pertama-tama perbaiki niat". Niat sering sekali dilalaikan oleh banyak orang pada hal salah satu syarat diterimahnya Ibadah adalah dengan Niat.
Sebentar lagi dirumah ini sepi. Kami tinggal ber4 semuanya satu daerah dari Bone.Bibir ini hanya bisa mengucap do'a semoga ia sampai dan kembali dengan selamat. Selamat sebab, "Haji Mabrur tidak lain balasanaya kecuali Surga".
Posted at 02:27 pm by wawantaqiuddin